Tak sedikit wanita yang meremehkan kesehatan
dan kebersihan daerah pribadi mereka. Padahal kesehatan vagina juga penting
untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan, terutama untuk kesehatan seksual dengan
pasangan. Beberapa penyakit seperti infeksi, vagina berbau, dan lainnya bisa
merusak kesehatan vagina dan kehidupan seks wanita.
Berikut adalah beberapa hal yang harus dilakukan oleh wanita untuk menjaga
kesehatan vagina mereka, seperti dilansir oleh Health
Me Up (09/02).
1. Jangan gunakan sabun
Vagina
yang berbau memang bisa memalukan, namun jangan gunakan sabun untuk
membersihkan daerah kewanitaan Anda. Terutama dengan sabun cair atau pembersih.
Vagina sebenarnya memiliki sistem dan cara untuk membersihkan dirinya sendiri.
Terutama, jangan gunakan sabun untuk membersihkan vagina ketika menstruasi.
Basuh saja dengan air secara teratur untuk menjaga kebersihannya.
2. Hindari semprotan vagina
Anda mungkin berpikir bahwa menggunakan
semprotan alami yang berbau untuk vagina akan memberikan bau wangi pada vagina
Anda. Namun faktanya, hal ini bisa merusak pH vagina. Jika hal ini dilakukan
terus-menerus, bisa saja vagina Anda mengalami iritasi dan masalah lainnya.
Menjaga pH vagina sangat penting untuk mencegah terjadinya infeksi, iritasi,
atau masalah lain. Jadi hindari menggunakan semprotan atau pewangi dalam bentuk
apapun untuk vagina.
3. Jaga kebersihan saat menstruasi
Menstruasi
bisa jadi masa yang sangat merepotkan untuk wanita. Terutama karena mereka
harus rajin mengganti pembalut dan membersihkan daerah kewanitaan mereka. Namun
hal ini penting untuk menjaga kesehatan vagina. Jangan gunakan pembalut terlalu
lama. Pembalut menyerap darah menstruasi dan jika digunakan terlalu lama,
bakteri akan segera berkumpul di sana dan menyebabkan iritasi serta rasa gatal.
4. Gunakan celana dalam katun
Dibandingkan
bahan lainnya, lebih baik pilih celana dalam yang terbuat dari kain katun.
Katun menyerap lebih banyak keringat dan lebih cepat kering, serta memiliki
ketebalan yang cukup untuk keluar masuknya udara. Hal ini akan mencegah
terjadinya infeksi jamur atau menyebabkan celana dalam menjadi lembap. Hindari
menggunakan celana dalam yang terbuat dari bahan sintetis atau sutra. Tak
masalah digunakan sesekali, namun tidak ketika Anda aktif berkegiatan setiap
hari.
5. Jangan pakai celana ketat
Pilih
celana yang tidak terlalu ketat. Celana ketat biasanya akan menahan kelembapan
pada kulit dan memicu timbulnya infeksi jamur. Sangat penting bagi wanita untuk
memilih pakaian yang tak terlalu ketat dan longgar agar hal ini tak terjadi.
6. Potong rambut pubis
Menjaga
kesehatan vagina berarti Anda harus memotong rambut pubis secara teratur. Kelebihan
rambut di sekitar vagina akan menyebabkan lingkungan yang terlalu lembap dan
bisa memicu tumbuhnya bakteri serta infeksi. Jika Anda tak yakin untuk mencukur
rambut kemaluan, Anda bisa memotongnya hingga sangat pendek. Lakukan hal ini
secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kesehatan vagina.
7. Olahraga kegel
Olahraga
kegel diketahui bisa menguatkan otot pelvis dan juga membuat wanita lebih
menikmati hubungan seksual. Jika Anda tak menemukan orang untuk berlatih kegel,
Anda bisa berlatih sendiri dengan cara yang lebih mudah. Ketika buang air
kecil, cobalah untuk menghentikan aliran urine dengan merapatkan otot pelvis
selama beberapa detik, kemudian lepaskan. Melakukan hal ini sama dengan
berlatih kegel untuk menguatkan otot pelvis.
8. Minum air
Merdeka.com
- Kebersihan
dan kesehatan vagina tak hanya dirawat dari luar, melainkan juga dari dalam.
Salah satu caranya adalah dengan meminum banyak air. Minum air akan membantu
mengeluarkan bakteri yang ada dalam tubuh melalui urine. Ini juga membantu
meningkatkan kesehatan vagina Anda.
9. Selalu cek masalah vagina
Menjaga
kesehatan vagina juga berarti Anda harus selalu waspada ketika mengetahui ada
yang tak beres dengan vagina. Perhatikan hal-hal kecil yang aneh seperti cairan
vagina yang berbau, rasa gatal yang berlebihan, atau warna cairan vagina yang
tak biasa. Semakin cepat Anda menangkap gejala dan memeriksakannya ke dokter,
semakin cepat pula perawatan yang didapatkan. Dengan begitu, vagina akan tetap
sehat.
10. Pap smear
Karena
kanker serviks saat ini tengah banyak dibahas dan muncul di seluruh dunia, tak
ada salahnya untuk selalu waspada. Lebih baik mencegah daripada mengobati
bukan? Jadi salah satu cara yang bisa dilakukan wanita untuk mencegah kanker serviks
adalah dengan melakukan tes pap smear. Pap smear setidaknya dilakukan setahun
sekali bagi wanita yang sudah menikah dan melakukan hubungan seksual. Ini akan
sangat membantu Anda, tak hanya untuk menjaga kesehatan vagina, tetapi juga
menyelamatkan nyawa sendiri.
Itulah beberapa hal yang harus dilakukan wanita untuk menjaga agar vagina
mereka tetap sehat dan bersih. Jika selama ini Anda kurang memperhatikan
kesehatan bagian pribadi, ini adalah saat tepat untuk mulai melakukan hal-hal
di atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar